Kemenlu: AS Hendaknya Menangkan Kepercayaan Masyarakat Internasional dengan Tindakan Nyata

2021-10-14 10:32:41  

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian di depan jumpa pers hari Rabu kemarin (13/10) menunjukkan, pihak Amerika Serikat (AS) hendaknya segera mengoreksi perbuatannya yang sombong dan egois saat berpartisipasi dalam urusan internasional, serta memikul tanggung jawab dan kewajiban internasionalnya, dengan sungguh-sungguh bertolak dari kesejahteraan rakyat global, memenangkan kepercayaan masyarakat internasional dengan tindakan nyata.

Konferensi Para Pihak ke-15 (COP15) Konvensi Keanekaragaman Hayati sedang berlangsung di kota Kunming. Saat ini, Konvensi Keanekaragaman Hayati sudah menjadi salah satu konvensi lingkungan internasional dengan jumlah negara penandatanganan terbanyak di dunia, namun pihak AS hingga saat ini masih belum menyelesaikan prosedur persetujuan setelah menandatangani konvensi tersebut pada tahun 1990-an.

Dalam “Konvensi Keanekaragaman Hayati”, total terdapat 196 pihak penandatangan. Tiongkok telah mengetahui adanya sebuah negara yang masih belum menyetujui konvensi tersebut setelah menandatanganinya 30 tahun yang lalu, dan tidak mengumumkan rencana terkait untuk menyetujui konvensi tersebut, negara itu adalah AS. Terdapat komentar yang menyebut bahwa pelestarian lingkungan bertentangan dengan kepentingan kapitalis besar, AS tidak ingin mengalah dan berkorban demi kepentingan publik global. Sebagai negara nomor satu di dunia, absen AS telah membawa kerugian terhadap upaya pelestarian keanekaragaman hayati global dan pencegahan kepunahan spesies.

Komentar
赵颖