AS Tak Mungkin Luput dari Akibat “Kesenjangan Imunitas”

2021-04-21 11:42:34  

AS Tak Mungkin Luput dari Akibat “Kesenjangan Imunitas”_fororder_外交部

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin hari Selasa kemarin (20/4) menyatakan, menjadikan vaksin sebagai produk publik yang dapat terjangkau oleh masa negara berkembang  dan sedapat mungkin menyediakan bantuan kepada negara dan daerah yang kurang mampu untuk menanggulangi pandemi, adalah keadilan yang harus dipertahankan.

Menurut media India, Kepala Eksekutif (CEO) Institut Serum India Adar Poonawalla baru-baru ini menyatakan harapan agar AS mencabut larangan ekspor bahan baku vaksin Covid-19 dalam rangka meningkatkan produksi vaksin India. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kemarin menekankan kembali, jika sumber daya termasuk vaksin dapat didistribusi secara adil, pandemi global dapat terkontrol dalam waktu beberapa bulan ke depan.

Wang Wenbin mununjukkan pula, sebagai produsen besar vaksin, AS hendaknya memikul kewajiban internasionalnya. Dikatakannya, menurut statistik terkait, AS kini adalah produsen vaksin Covid-19 kedua terbesar di dunia, tapi ekspor vaksin dari AS sedikit. Menurut komentar di situsweb Axios AS, ketika miliaran orang di dunia sedang dengan cemas menunggu vaksin, ada 30 juta dosis vaksin yang disimpan di  dalam gudang Ohio. “Kersenjangan imunitas” yang semakin besar itu merugikan kepentingan segenap umat manusia. Jika negara-negara berkembang sedang berjuang melawan pandemi, bagaimana mungkin AS dapat terluput dari pandemi?”

Komentar
黄晓芳