Operasi Kapal Nelayan Tiongkok di Terumbu Niu’e Adalah Sah

2021-04-07 13:14:34  

Operasi Kapal Nelayan Tiongkok di Terumbu Niu’e Adalah Sah_fororder_1P9591M1_0

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian hari Selasa kemarin (6/4) di Beijing menyatakan, Terumbu Niu’e adalah bagian dari Kepulauan Nansha Tiongkok, terumbu itu dan perairan laut di sekitarnya sejak dahulu adalah situs kerja dan tempat berlindung yang penting bagi kapal-kapal Tiongkok, hal ini sah bagi kapal Tiongkok untuk melakukan operasi di daerah itu, pihak Filipina hendaknya segera menghentikan perbuatan gembar-gembornya yang tak beralasan.

Baru-baru ini, Kementerian Luar Negeri Filipina dalam pernyataannya mengatakan, berdasarkan keputusan arbitrase Laut Tiongkok Selatan, Filipina menyangkal bahwa Terumbu Niu’e dan perairan laut di sekitarnya adalah tempat perikanan tradisional nelayan Tiongkok. Jubir Zhao Lijian menanggapi hal tersebut dengan menyatakan bahwa keputusan yang diambil oleh Pengadilan Arbitrase Laut Tiongkok Selatan itu adalah ilegal dan tidak berlaku. Tiongkok tidak menerima dan tidak mengakui keputusan tersebut, menentang keras semua pendirian dan aksi yang berdasarkan keputusan itu.

Pejabat Filipina menyebut nelayan Tiongkok sebagai “milisi maritim”. Zhao Lijian ketika menanggapi hal itu mengatakan bahwa perkataan itu memiliki niat lain yang jahat. Dinyatakannya, sejumlah negara  mendefinisi kejadian di Xinjiang sebagai “genosida”, kejahatan terhadap kemanusiaan, maka tidak heran jika meraka menyebut nelayan Tiongkok sebagai “milisi maritim”. Akan tetapi, intrik yang bodoh itu tidak akan berhasil, masyarakat internasional semua tahu jelas hal itu.

Komentar
黄晓芳