Kemenlu: Masih Belum Terdapat Balasan Tegas Apapun mengenai Diperpanjangnya Visa Jurnalis Tiongkok untuk AS

2020-08-07 12:35:53  

 

Hari Kamis (06/08) adalah tanggal terakhir perpanjangan visa jurnalis Tiongkok untuk AS. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin kemarin di depan jumpa pers rutin menyatakan, jurnalis-jurnalis Tiongkok bersangkutan semuanya sudah menyerahkan permohonan perpanjangan visa kepada pihak AS, namun sampai sekarang seorang pun belum memperoleh jawaban tegas dari pihak bersangkutan AS.

Wang Wenbin menekankan, belakangan ini, dengan bertolak dari pemikiran perang dingin dan prasangka ideologi, AS terus meningkatkan pukulan politik terhadap media Tiongkok. Tindakan AS ini dengan serius mengganggu kegiatan peliputan normal media Tiongkok di AS dan merugikan reputasi media Tiongkok di seluruh dunia, serta dengan serius mengganggu pertukaran antar masyarakat kedua negara.

Wang Wenbin menyatakan, AS yang selalu menguarkan kebebasan pers, malah sengaja mengganggu peliputan normal media Tiongkok di AS. Dari tindakannya itu, terungkaplah kemunafikan “kebebasan pers” yang dikoar-koarkannya, dan sungguh-sungguh adalah standar ganda dan tindakan hegemonis. Kami pernah berulang kali menyatakan, situasi dewasa ini disebabkan oleh AS dan tanggung jawabnya harus dipikul AS, AS seharusnya segera memperbaiki kesalahan, menghentikan penindasan politik terhadap media dan jurnalis Tiongkok, menjamin keselamatan jiwa dan kepentingan sah serta peliputan normalnya di AS tidak terpengaruhi. Apabila AS terus nekat bertindak demikian, melakukan kesalahan demi kesalahan, maka Tiongkok akan terpaksa mengambil tindakan balasan yang setimpal dan rasional, dengan teguh memelihara kepentingan rasional Tiongkok.
AS membatasi masa singgah jurnalis Tiongkok di AS hingga 90 hari pada 8 Mei lalu, dengan opsi perpanjangan dilakukan setiap 3 bulan.

Komentar
王伟光