Absennya Seorang Ahli Penyakit Menular yang Berulang Kali Menentang Opini Trump Mengundang Perhatian Media AS

2020-03-25 17:21:44  

图片默认标题_fororder_pakar2020032501

Kasus terdiagnosa COVID-19 terus menanjak di AS sehingga Gedung Putih telah mengadakan beberapa kali jumpa pers mengenai wabah selama beberapa hari ini. Di samping Presiden AS Donald Trump, selalu berdiri seseorang bernama Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS. Dalam jumpa pers hari Senin lalu, Fauci tidak tampak hadir sehingga menimbulkan pertanyaan banyak orang, “Di manakah Fauci?”

图片默认标题_fororder_pakar2020032502

Di Twitter juga muncul topik “Ke manakah Fauci?” Harian USA Today juga menerbitkan sebuah artikel yang berjudul “Ke manakah Fauci?” Komentar dalam harian tersebut mengatakan, wabah telah mengganggu kehidupan banyak warga AS, sedangkan Dr. Fauci dapat memeberikan mereka suara yang rasional dan menenangkan hati.

图片默认标题_fororder_pakar2020032503

Dalam jumpa pers pada tanggal 20 dan 21 Maret lalu, Trump mengemukakan sebuah opini yang menyatakan bahwa Tiongkok sebetulnya dapat secara lebih awal memberitahukan keadaan terkait kepada pihak AS. Berkenaan dengan hal itu, Fauci dalam wawancara khusus dengan majalah Science hari Minggu lalu mengatakan, dirinya sulit menyetujui sejumlah pernyataan Trump mengenai wabah. “Saya tak mungkin menggesernya dari mikrofon. Karena ia sudah berkata demikian, maka lain kali kami usahakan sedapat mungkin mengadakan pembetulan.”

Harian New York Times dalam artikelnya kemarin mengatakan, dalam waktu dua minggu terakhir ini, Fauci semakin berani mengoreksi berbagai opini Trump yang terlalu optimis mengenai wabah AS.

图片默认标题_fororder_pakar2020032504

Harian New York Times hari Senin lalu memberitakan, untuk secepatnya memulihkan ekonomi, Trump tengah mempertimbangkan untuk memperlonggar kebijakan penanggulangan wabah. Dalam sebuah jumpa pers, ia juga mengatakan bahwa AS akan segera memulai kembali kegiatan bisnis dan pasti akan lebih cepat 3 hingga 4 bulan dari usulan sejumlah orang.

Diskusi tahap awal itu tetap ditentang oleh mayoritas ahli kedokteran dan kesehatan termasuk Fauci. Para ahli menyatakan, terlalu awal memulihkan kegiatan ekonomi hanya akan menambahkan beban rumah sakit sehingga lebih banyak orang akan meninggal. Fauci berpendapat, setidaknya harus menunggu beberapa minggu lagi, masyarakat baru bapat keluar dan bekerja secara normal seperti dahulu.

Komentar
马宁宁