PM Irak Minta Mundur

2019-12-01 15:21:11  

Perdana Menteri Irak Adil Abdul Mahdi kemarin (30/11) resmi menyampaikan surat peletakan jabatan kepada parlemen nasional Irak, dan surat itu akan dibahas parlemen hari ini.

Kemarin pagi perdana menteri Adil Abdul Mahdi mengadakan rapat khusus kabinet untuk mendiskusi surat mundurnya dan pemerintah demisioner dengan para anggota kabinet. Dimintanya para anggota kabinet bekerja terus hingga terbentuknya pemerintah baru.

Sejak Oktober lalu, susul-menyusul terjadi unjuk rasa anti korupsi dan kekurangan jasa pemerintah di berbagai daerah Irak. Presiden Irak Barham Salih pada akhir bulan Oktober mengumumkan, otoritas sedang siap membentuk komisi pemilihan dan menyusun undang-undang pemilihan untuk memajukan pemilihan parlemen.

Komentar
陈曦