ASEAN Tingkatkan Hubungan Ekonomi dan Dagang dengan Tiongkok

2019-09-10 15:58:44  

Pertemuan menteri ekonomi dan perdagangan Tiongkok-ASEAN (10+1) ke-18 digelar di Bangkok, Thailand Senin kemarin (9/9). ASEAN menegaskan akan meningkatkan lebih lanjut hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Tiongkok, menyatakan penghargaan atas dukungan Tiongkok terhadap proses konektivitas dan integrasi ASEAN. Pertemuan mendukung anggota ASEAN melakukan integrasi antara rencana konektivitas dengan inisiatif Sabuk dan Jalan.

Dalam pernyataan bersama seusai pertemuan, para menteri dari 10 negara ASEAN dan Tiongkok menegaskan kembali peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan kedua pihak.

Pernyataan mengatakan, para menteri ekonomi dan perdagangan menyatakan sambutan atas pertumbuhan kontinu perdagangan Tiongkok-ASEAN. Tiongkok adalah mitra perdagangan terbesar bagi ASEAN sejak 2009. Menurut informasi dari ASEAN, pada tahun 2018, volume perdagangan barang ASEAN-Tiongkok tercatat 479,4 miliar dolar AS, atau sebesar 17,1 persen volume total perdagangan barang ASEAN. Menurut statistik Tiongkok, pada paro pertama tahun 2019, ASEAN telah menggeser AS menjadi mitra perdagangan terbesar kedua bagi Tiongkok. Pada 2018, Tiongkok menanam modal sebanyak 10,2 miliar dolar AS di negara-negara ASEAN, berarti di antara negara-negara mitra dialog ASEAN, Tiongkok telah menjadi sumber investasi terbesar ketiga bagi ASEAN.

Pernyataan mengatakan, para menteri ekonomi dan perdagangan menyambut pencapaian kemajuan dalam pembangunan kawasan perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN atau CAFTA.

Pernyataan menunjukkan, para menteri ekonomi dan perdagangan menghargai Tiongkok yang berusaha meningkatkan taraf konektivitas dan integrasi ASEAN melalui bantuannya di bidang-bidang moneter, lalu lintas dan pembangunan infrastruktur. Pernyataan mendukung integrasi antara Agenda Konektivitas ASEAN atau Master Plan of ASEAN Connectivity (MPAC) Tahun 2025 dengan inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok guna mewujudkan target menang bersama.

Komentar
赵颖