Xi Jinping Hadiri Pesta Jamuan Penyambutan Oleh Kim Jong-un

2019-06-21 11:13:01  

Presiden Tiongkok Xi Jinping, hari Kamis kemarin (20/6) menghadiri pesta jamuan penyambutan yang diadakan oleh Ketua Partai Buruh Korea Utara, Ketua Dewan Negara Kim Jong-un di Pyongyang.

图片默认标题_fororder_yanhui

Xi Jinping dan Kim Jong-un secara terpisah menyampaikan pidato mereka.

Kim Jong-un mengatakan, pihaknya dengan gembira menyambut kunjungan Sekjen Xi Jinping dan Nyonya Peng Liyuan, tamu agung dari Tiongkok. Dalam proses pembangunan sosialisme bersama, Korut dan Tiongkok telah membentuk tradisi baik senasib sepenanggungan dan saling mendukung. Melalui empat pertemuan di tahun lalu, dirinya dan Sekjen Xi Jinping telah mengkonfirmasi bahwa mempertahankan sistem sosialis adalah inti dari pemeliharaan persahabatan Korut-Tiongkok. Kunjungan Sekjen Xi Jinping di Korut kali ini membuka sebuah lembaran baru persahabatan Korut-Tiongkok yang cemerlang. Dirinya dan Sekjen Xi telah bertukar pendapat secara mendalam dan mencapai kesepahaman penting mengenai pengembangan lebih lanjut persahabatan Korut-Tiongkok dan peningkatan kerja sama kedua pihak. Ia yakin, di bawah pimpinan kuat Sekjen Xi Jinping, PKT dan rakyat Tiongkok akan dicapai prestasi baru dalam proses pengembangan sosialisme. Pihak Korut akan dengan senantiasa bekerja sama dengan pihak Tiongkok dan menulis halaman baru persahabatan dan kerja sama Korut-Tiongkok.

Xi Jinping dalam pidatonya menunjukkan, dengan meninjau kembali sejarah hubungan Tiongkok-Korut selama 70 tahun, pemimpin generasi tua kedua pihak telah menjalin persahabatan tradisional Tiongkok-Korut, dan meninggalkan kekayaan berharga kepada mereka. Meski situasi internasional berubah drastis, persahabatan Tiongkok-Korut tetap akan semakin kukuh. Xi Jinping menyatakan, ia telah mengadakan pembicaraan yang berbuah bernas dengan Ketua Kim Jong-un, merancang masa depan indah hubungan Tiongklok-Korut bersama, dan telah mencapai serangkaian kesepahatan penting. Kedua pihak berpendapat, harus mewarisi dan mengembangkan persahabatan tradisional dengan teguh dan terus menuliskan halaman baru. Kedua pihak sepakat bahwa penyelesaian politik masalah Semenanjung merupakan harapan umum dan kecenderungan umum. Bendera dialog secara damai harus dikibarkan dengan tinggi dan memberi sumbangan baru yang lebih besar bagi perwujudan perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan bahkan seluruh dunia.

Komentar
谢晓裕