Presiden Xi Berpidato di depan Konferensi Dialog Peradaban Asia

2019-05-15 19:04:43  

图片默认标题_fororder_xi2019051501

Presiden RRT Xi Jinping hari ini (15/5) menyampaikan pidato yang bertemakan Memperdalam Pertukaran Peradaban, Membangun Bersama Komunitas Senasib Asia di depan Konferensi Dialog Peradaban Asia yang dibuka hari ini di Beijing.

Presiden Xi menekankan keharusan untuk meningkatkan pertukaran dan saling menarik antar negara yang berbeda, bangsa yang berbeda dan kebudayaan yang berbeda di dunia, memperkukuh dasar sosial budaya demi membangun komunitas senasib Asia dan komunitas senasib umat manusia, pidatonya telah memberikan jawaban atas pertanyaan yang ke mana perkembangannya peradaban umat manusia sekarang ini.

Pengadaan Konferensi Dialog Peradaban Asia justru dianjurkan oleh Presiden Xi Jinping, masing-masing di depan Pertemuan Puncak Interaksi dan Kepercayaan Asia (CIIA) dan Sidang Tahunan Forum Asia Boao, begitu setelah diluncurkan, usulan itu segera memperoleh tanggapan positif dan dukungan dari tokoh berbagai kalangan Asia bahkan dunia.

图片默认标题_fororder_xi2019051502

Dalam pidatonya hari ini, Presiden Xi mengatakan, komunitas manusia memiliki banyak harapan berkat multilateralisme dunia, globalisasi ekonomi, keanekaragaman kebudayaan dan perkembangan lebih lanjut informasi sosial. Sementara itu, ketidakpastian dan ketidakstabilan situasi internasional cenderung menonjol, manusia sedang menghadapi tantangan global yang kian serius, maka dunia perlu bersatu padu dan bersama-sama menghadapi tantangan itu. Selain kekuatan ekonomi dan iptek, dunia pun membutuhkan kekuatan kebudayaan dan peradaban. Konferensi Dialog Peradaban Asia justru dijadikan platform kepada negara-negara Asia bahkan dunia untuk melakukan dialog di bidang perabadan secara sama derajat.

Presiden Xi menekankan bahwa antar manusia memang terdapat perbedaan warna kulit dan perbedaan peradaban, namun perbedaan itu tidak ada yang baik atau yang jelek.

Dalam pidatonya presiden Xi menyatakan, pertukaran dan saling menarik justru mendorong perkembangan peradaban. Hanya melalui saling belajar, vitalitas peradaban itu baru bisa berkembang senantiasa. Pertukaran antar peradaban itu harus dilakukan secara sama derajat, setara, multilateral dan serba arah

Dalam pidatonya Presiden Xi meluncurkan sejumlah langkah Tiongkok untuk mendorong pertukaran peradaban Tiongkok dengan negara-negara Asia, antara lain,  mengadakan kegiatan pelestarian kebudayaan Asia, melakukan program penterjemahan karya klastik Asia serta kerja sama syuting film di Asia, membuat jaringan kerja sama pertukaran wadah pemikir dan melaksanakan rencana pengembangan pariwisata Asia.

Pada akhirnya kepada para hadirin dalam dan luar negeri, Presiden Xi menyatakan bahwa ke depan Tiongkok pasti akan bergaulan dengan dunia dengan keterbukaan yang lebih besar.

Komentar
黄晓芳